vicky, bahasa vicky, vicky zaskia

Vicky dan Bahasa Sandi Alien Planet Pluto


Siapa yang memiliki televisi pasti agak bosan jika mendengar atau membaca nama ini: Vicky! Baiklah, jika kamu-kamu memang bosan, maka kami akan menambah kebosananmu! Sebenarnya Ouchzine juga tidak ingin membahas sosok yang katanya memiliki IQ melebihi Einstein ini, tapi mengingat Vicky telah menjelma menjadi siluman ular putih, eh salah, sebuah fenomena yang sangat dashyat cetar membahana badai  El-Nino, maka Ouchzine akan merasa sangat rugi jika tidak turut meramaikan momen Viky Fever.

Okey, siapakah sebenarnya Vicky? Itu adalah suatu pertanyaan yang sangat tidak penting bagai kami. Maksud kami, akan jauh lebih bijak jika itu diserahkan kepada infotaiment di Transtv atau RCTI,karena kali ini Ouchzine akan fokus mengupas bahasa yang sungguh sangat menarik dari mantan tunangan (nah, bener ga frase ini?) Zaskia si goyang itik yang cantik dan menggelitik itu.

Setelah melalui proses penyelaman yang super dalam dibantu broadcast di sana-sini, akhirnya Ouchzine mampu menginterpretasikan beberapa kata yang ada dalam retorika Vicky alias Hermanto yang luar biasa itu. Padahal kami kira kata-kata Vicky hanya bisa dimengerti oleh alien dari planet pluto. Okey, tanpa bertele-tele seperti para politikus, dengan bangga kami persembahkan,  daftar makna dari kata-kata luar biasa Vicky, sangat  pakar intelektual yang juga (katanya) personel band bergenre Punk yang tidak terkenal, yang lolos dari pengamatan media:

Makan = absorbsi nutrisi padat

Minum = absorbsi nutrisi cair

Beol = migrasi dari residu makanan melalui gerbang penghabisan

Mencret = migrasi dari residu makanan yang telah mengalami waterisasi

Mandi = waterisasi dari raga nan fana

Melonggo = memperlihatkan sebuah ekspresisasi dari imajinasi yang nihil

Kaya = superioritas Kemakmuran

Kere=  ketidakmampuan ekonomikan secara absolut

Membaca= interpretasi himpunan abjad

Gila = Vicky Hermanto

Narsis = eksistensi statusisasi

Upah= kristalisasi keringat

Upil = eksplorisasi inguisasi

Kentut = oksidasi tersembunyi

Galau = kudeta cinta karena pertunangan yang di cancelisasi

Jomblo = kemandirian hati akibat kontroversi percintaan tidak berujung

Pelit = memperhitungkan konspirasi kemakmuran

Licik= konspirasi hati yang ingin mendapatkan kemakmuran

Itulah dia, bagaimana? Keren khan? Atau anda merasa lebih kreatif dari beliau? Silahkan aja komen. Nanti kami sampaikan kata-kata anda pada beliau. Hitung-hitung sebagai hiburan di bui.

OUCH Quotes #4


Hai OUCHZINER, welcome to Ouch Quotes, tempat di mana kamu semua bisa menemukan berbagai kalimat-kalimat bijaksana pilihan kita, yang bisa kamu gunakan untuk menyemangati hidupmu (yang suram, hahaha). Untuk kali ini, quote dari kita adalah:

Bernapas bukan di waktu kerja! Aku tidak menggajimu untuk bernapas!

—Mr. Krab

Kamu seorang bos atau ketua sebuah panitia, lalu kamu marah ketika melihat anak buah kamu asyik bermalas-malasan. Inilah kalimat yang tepat bagi kamu untuk menyadarkan mereka. Katakan kalimat di atas dengan nada tinggi kalau perlu sambil menunjuk-nunjuk hidung mereka!

 Sekian quote dari kita-kita, nantikan quotes-quotes seru lainnya, hanya di OUCHZINE

OUCH Quotes #3


Hai OUCHZINER, welcome to Ouch Quotes, tempat di mana kamu semua bisa menemukan berbagai kalimat-kalimat bijaksana pilihan kita, yang bisa kamu gunakan untuk menyemangati hidupmu (yang suram, hahaha). Untuk kali ini, quote dari kita adalah:

   “Lalu kenapa? Jika ia jatuh dari pohon dan mendarat dengan baik baru aku kagum.”

—Snowbell, Stuart Little 2

Kamu sebel, teman-teman, pacar atau ortu kamu suka membanding-bandingkan diri kamu yang memang tidak berkompeten, dengan orang lain! okey, katakan saja kalimat di atas, niscaya kamu akan sedikit lebih lega.

 Sekian quote dari kita-kita, nantikan quotes-quotes seru lainnya, hanya di OUCHZINE

PACAR YANG DIKTATOR


Tante Vica

Tante Vica

Halo pembaca yang baik hati, nama saya Vica dan di rubrik penuh cinta ini, saya akan mencoba memecahkan berbagai permasalahan cinta yang mungkin sedang kalian alami. Sebelumnya saya beritahukan, jikalau  kalian memiliki permasalahan cinta, entah itu di dalam biduk rumah tangga, hubungan dalam berpacaran atau karena hampir mati bosan akibat penyakit jomblo menahun, jangan ragu, inbox saja ke akun FB Vica (Vica Rusmanovska), lalu  bersama Ouchziner lainnya, akan kita cari jalan keluarnya.

Nah untuk edisi Konsultasi Cinta Kamu yang pertama ini, Vica akan membahas sebuah permasalahan pelik dari Mr. 01. Begini ceritanya:

“Dear Tante  Vica Rusmanovska, saya Mr. 01 dari sebuah tempat nun jauh di sana (red-beneran kayak gini dia inboxnya). Saya punya pacar cewek (ya iyalah J ) yang diktator banget. Apa-apa, mesti harus persetujuan dia. Kalau saya salah sedikit, dia pasti marahnya bukan main. Pake acara ngancam mau putus lagi. Pernah saya lupa jemput dia, dia udah langsung ke kantor saya sambil memuntahkan amarahnya secara meluap-luap di depan teman-teman saya. Terus saya mesti gimana? Saya cinta banget sama dia. Bantu saja ya Tante. Makasih Ouchzine bila dimuat”.

Oh Mr. 01, sungguh malang nian nasibmu nak, sudah punya pacar pemarah, suka ngatur lagi. Tapi ada satu kata di sini yang menarik perhatian saya, yaitu diktator. Jangan-jangan anda pacaran sama Hitler ya?

Diktator beneran

Diktator beneran

Soalnya dia ngeri banget kalau pacaran, ni buktinya

Bukti Kekejaman Hitler

Bukti Kekejaman Hitler

Atau Kim Jong Un yang hobi main bom nuklir?

Macam-macam ane nuklir

Macam-macam ane nuklir

Wuah kalau begitu anda tidak punya masa depan lagi dan lebih baik anda mengakhiri ini semua. Hahaha, becanda kok. Karena anda bukan berpacaran dengan Hitler yang berkumis atau Kim Jong Un yang gemar mengancam pakai bom nuklir, anda masih bisa tertolong.

Caranya mudah kok, bahkan sudah anda jelaskan dalam surat anda. Hayo apa hayo? Iya benar C-i-n-t-a. Anda masih cinta dengan pasangan anda kan, Mister? Nah anda coba ngomong baik-baik, kalau anda betul-betul cinta sama dia. Tetapi mengingat pacar anda itu diktator yang mungkin tidak segan-segan mengeksekusi anda kalau mood-nya tidak baik, maka satu yang harus anda ingat, carilah momen yang tepat.

Untuk membicarakan suatu masalah dengan pasangan, apalagi jika kasusnya seperti ini, maka anda harus benar-benar mencari momen yang tepat. Jangan anda membicarakan tentang kediktatorannya tersebut ketika dia sedang PMS atau mungkin habis dimarahi habis-habisan oleh bosnya. Bisa-bisa anda jadi korban pelampiasan emosi jiwanya. Coba cari momen dimana mood-nya sedang baik.

Setelah mendapat momen yang tepat, atur nada bicara anda dan persiapkan semua kata-kata anda. Pokoknya membicarakan sebuah masalah penting seperti ini intinya kuasai dulu mood-nya, bisa dengan mengajaknya dinner di sebuah hotel berbintang sepuluh, menyogoknya dengan berlian sebesar traktor atau apalah, anda laki-laki pasti lebih jago, khan?

Kemudian, utarakan apa yang anda rasakan selama ini. Katakan bahwa anda merasa sangat tidak nyaman bila dia terus berlagak seperti seorang ratu yang kekuasaannya absolut, suka mengatur sampai sedatail-detailnya atau suka marah-marah karena hal-hal kecil. Ingatkan dia bagaimana perjuangan anda menahan semua kekesalan dan kedongkolan dalam diri anda dan katakan kalau itu semata-mata karena begitu besar cinta anda. Buat dia berpikir bahwa mungkin anda laki-laki terakhir  di muka bumi ini yang masih mau dia jajah dengan sukarela.

Nah kalau dia sudah sadar, arahkan pembicaran ke bagaimana perasaan dan keinginan anda agar dia bisa berubah. Semua memang butuh waktu kok, karena selain pop mie goreng yang di iklannya ada  Raditya Dika,  ga ada yang instan dan hasilnya enak. Bisa khan mas mister?

Itu dia saran dari saya, apakah ada saran lain? Silahkan dikomen ya, jangan malu-malu sama saya, masih pada pakai celana khan?

Penulis :

Vica Rusmanovska

Tante Vica

Tante Vica

Editor :

Tim Redaksi Ouchzine

 

TIPE-TIPE SENIOR YANG BAKAL KAMU TEMUIN DI KAMPUS


Tahun ajaran baru sudah tiba, OSPEK atau MOS pun sudah berakhir. Sekarang saatnya menjadi mahasiswa sejati. Eitsss, tapi harus diingat jika dunia mahasiswa benar-benar berbeda dengan dunia semasa SMA. Ada yang bilang bila masa SMA adalah masa yang paling indah, dan sekarang kamu harus benar-benar melupakan masa-masa indah itu untuk memasuki dunia kampus yang misterius.

Mungkin ada diantara kamu yang benar-benar buta tentang dunia kampus. Nah, you are in the right place, guys. Kali ini Ouchzine akan membahas mengenai  berbagai jenis kakak-kakak senior yang bakal kalian temui di kampus. Check this out.

Tipe Don Juan

Nah ini adalah kakak-kakak senior berjenis kelamin laki-laki yang gemar menggebet cewek-cewek junior yang fresh from the ovens. Biasanya nih, mereka bakal sering nongkrong di tempat-tempat strategis macam kantin kampus, parkiran motor, ruang kuliah atau bahkan ada yang rela menjamah perpustakaan untuk ngecengin para mahasiswa baru ini.

Ada dari mereka yang bener-bener jomblo tulen dan memang mengharapkan momen tahun ajaran baru sebagai sebuah kesempatan mengakhiri masa jomblo mereka. Tapi ada juga yang ternyata adalah para ABG tua yang cucunya segudang (opss!). Bahkan ada yang hanya nongol di kampus tiap masa-masa OSPEK atau paska-OSPEK ajah. Aneh kan? Dunia memang aneh…

Apakah jenis ini patut diwaspadai? Ya namanya waspada sih boleh, tapi jangan kuatir, banyak kok dari mereka yang ramah-ramah kayak Teletubbies. So, don’t worry guys, tetap berikan mereka senyum ya, khan mereka kakak-kakak senior.

Tipe Agen MLM

Nah ini adalah kakak-kakak senior yang juga sudah menanti masa-masa OSPEK dengan harapan bisa memperluas jaringan bisnis mereka. Kalau nanti ketemu mereka, kalian akan disuguhkan sebuah pendekatan yang aneh-aneh, mulai dari ntraktir makan hingga diajak ikut semacam seminar-seminar bisnis, sambil terus diyakinkan bahwa sang kakak adalah calon orang sukses yang akan (sekali lagi AKAN) memiliki sebuah kapal pesiar mewah, apartemen eksklusif dan penghasilan sekian ratus dolar per bulan. Mereka juga akan berbaik hati untuk mengajak kalian bergabung dengan mereka menjadi calon (sekali lagi CALON) orang sukses dengan jalan ikut bisnis MLM (Multilevel Marketing).

(Bukan Making love ya)

Tahu kan MLM? Itu lho, bisnis dimana kalian harus membayar uang anggota baru lalu merekrut calon anggota lain sebanyak-banyaknya dan calon anggota kalian juga harus melakukan yang sama sampai kalau perlu seluruh Indonesia ikut bisnis kalian. Saran Ouchzine sih, kalian harus bijak mencermati dan jangan ragu mengatakan tidak jika memang tidak cocok.

Tipe Trendsetter

Nah kalau yang ini pasti ada, bahkan jumlahnya cukup banyak dan tersebar merata di setiap fakultas. Tipe ini juga yang paling mudah ditemui. Kalo cewek, dia adalah yang paling gaul, paling cantik dan paling menyedot perhatian cowok-cowok seantero kampus, bahkan mungkin oleh om-om satpam kampus.

Biasanya selain didukung wajah yang cantik, tipe kakak senior ini juga didukung oleh kocek tebel dan mobil mewah. Pokoknya mirip kaya yang di sinetron-sinetron RCTI itulah. Pengen jadi kakak senior tipe ini juga, tapi wajah pas-pasan dan dompet isinya Cuma KTP doang? Gampang, pacaran saja sama salah satu dari mereka, pasti semua mata mahasiswa lain bakal melototin kalian habis-habisan.

Tipe Aktivis

Rambut gondrong acak-acakan, sepatunya convers yang udah bolong di sana-sini, serta style-nya ga jauh-jauh dari kaos Che Guevara, ikat bandana merah plus kalung leher bersimbol A (from Anarchy)? Nah bisa jadi kakak yang kalian temui itu adalah yang bertipe aktivis. Jarang mandi, jarang masuk kelas tapi jangan ditanya kalau soal demo. Hampir semua demo pernah mereka ikutin. Keren ga? Inilah yang namanya aktivis mahasiswa sejati.

Mereka sangat mudah di jumpai di sekretariat BEM atau kantor organisasi mahasiswa. Kadang ada juga yang terdampar di perpus sambil baca Das Kapital-nya Karl Marx atau Di Bawah Revolusi-nya Bung Karno. Nah kalau kalian gemar berdebat, memiliki visi untuk mengubah dunia beserta segala sistemnya, coba aja deket-deket ke mereka ini. Tapi jangan lupain kuliah ya, J

Tipe Kutu Buku

Pernah lihat Peter Parker di film Spiderman? Nah wajah si Parker itu kayaknya secara ngawur digeneralisir untuk standard face mahasiswa kutu buku. Padahal ya ga semua mahasiswa kutu buku sih bisa unyu kaya Peter Parker. Ada juga yang masih muda tapi rambutnya makin lebat seperti Mario Teguh (bukannya dia botak ya?) karena kebanyakan mikir. Pokoknya kakak tipe ini paling aktif di kelas, paling cepet ngumpulin paper dan biasanya sih IPK-nya paling tinggi.

Tipe Tematik Fanatik.

Nah ini banyak kategorinya. Ada yang fanatik sama sepak bola tertentu sampai semua baju yang dipakai kuliah pasti ada nuansa bolanya. Ada yang tergila-gila ma aliran musik tertentu sampai ada yang jadi fans berat manga Jepang. Pokoknya tipe ini tematik deh, dan sangat fanatik

Tipe GEJE

Tapi dari semua tipe tersebut, ada juga kakak kelas yang tipenya sangat misterius. Kadang ada kadang ga ada. Kadang masuk rajin masuk kuliah, lalu tiba-tiba menghilang lama entah kemana dan kemudian muncul lagi. Teman-temanya juga banyak yang berasal dari luar kampus plus style nya pake kaca mata hitam, topi dan jaket tebal dan hobi nongkrong di koridor kampus yang sepi atau di kantin waktu yang lain dah pada pulang. Hmmm….sungguh kakak senior yang aneh.

Itu dia tipe-tipe kakak senior yang bisa kamu temui di kampus. Punya usul yang lain? Langsung aja komen…

Mengenal Jenis-Jenis Kamera (Bagian-1)


Photograph Coach Clinic

Dewasa ini, fotografi telah berkembang dengan sangat pesat. Jika dahulu kegiatan yang melibatkan potret-memotret ini cenderung dianggap sebagai sebuah kegiatan kaum berduit, maka sekarang semua orang bisa dengan mudah melakukannya. Hal ini tidak lain adalah karena semakin terjangkaunya harga kamera. Harga kamera yang terjangkau ternyata juga dibarengi oleh peningkatan kualitas serta variasi yang beragam.

Untuk edisi pertama dari PCC atau Photograph Coach Clinic ini, kita akan membahas mengenai barbagai jenis kamera yang ada di pasaran. Apa manfaat dari itu semua? Selain untuk menambah wawasan, mengetahui jenis dan spesifikasi kamera sangat penting, untuk menentukan kamera jenis mana yang sebaiknya anda beli.

Tapi sebelum itu, ada baiknya kita membahas mengenai orientasi dari kegiatan mengambil gambar yang ada di tengah masyarakat. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada uraian berikut:

Fotografi sebagai kegiatan komersil

Kegiatan fotografi jenis ini jelas berorientasi pada fee atau uang. Jangan salah, selain menyenangkan dan membuat anda tampak lebih trendy, foto hasil karya anda juga dapat menambah pundi-pundi uang saku anda. Di edisi lain, akan kita bahas foto seperti apa, situs mana serta bisnis fotografi apa yang mungkin bisa digeluti untuk menambah rupiah (atau bahkan dolar).

Fotografi sebagai hobi sampingan

Sudah hobi, sampingan pula. Maksudnya, kegiatan ini hanya untuk refreshing, alias membunuh jenuh. Banyak sekali anak muda yang menenteng Canon IOS atau Nikon keluaran terbaru tetapi lebih sering dikalungkan di leher daripada digunakan sesuai kodratnya, mengambil gambar. Ini tidaklah salah, justru dengan orientasi yang iseng-iseng berhadiah seperti ini, nantinya dunia fotografi akan berkembang. Mungkin bisa ditanyakan kepada tante Vica Rusmanovska di rubrik KCK, apakah jenis kamera juga mempengaruhi daya tarik seksual. Tapi saya rasa tidak terlalu.

Fotografi sebagai pelampiasan hasrat seni

Jikalau sudah berbicara masalah seni, maka akan sedikit kompleks. Ada yang rela menjelajah hutan Afrika, menyelam di kedalaman laut Pasifik, menelusuri Kutub Selatan atau mendaki puncak Bromo demi mendapat gambar yang bisa memuaskan dahaga dalam jiwanya. Lantas kemana gambarnya berlabuh? Mungkin ada yang mengirimnya ke forum fotografi, adapula yang menjualnya ke majalah, tetapi tidak sedikit yang hanya menyimpannya sendiri. Untuk alasan yang terakhir, maka orientasinya bisa digolongkan sebagai pelampiasan hasrat seni.

Nah itu tadi orientasi fotografi yang sudah kita bahas. Tentu penggolongan seperti di atas bukanlah sesuatu hal yang baku, melainkan lebih kepada upaya untuk memudahkan kita dalam mengenali orientasi para pengambil gambar.

Selanjutnya akan kita bahas mengenai jenis-jenis kamera yang ada di pasaran. Ada banyak sekali jenis kamera yang beredar dan membahasnya dalam satu artikel akan berpotensi membuat kita pening tanpa kita mendapat sesuatu yang bermanfaat.

Dilihat dari cara pengambilan gambar, kamera terbagi dalam tiga  golongan, yakni Analaog, polaroid  dan digital. Untuk itu, kali ini hanya akan dibahas kamera analog saja. Untuk kamera digital dan polaroid,  silahkan mengikuti rubrik ini selanjutnya, sambil memilihnya sebagai rubrik kesayangan anda di majalah online OUCHZINE, agar rubrik ini masih dianggap bermanfaat dan tidak di-remove oleh bapak Pemimpin redaksi (semoga Ja). Oke, langsung saja, pertama akan kita bahas jenis kamera analog.

analog kuno merk leica
analog kuno merk leica

Walau generasi masa kini banyak yang tidak mengenalnya, tetapi jangan salah, selama puluhan tahun, kamera jenis ini sempat merajai dunia fotografi. Pada era peralihan dari kamera analog ke kamera digital, antara tahun 2000an,  banyak pameo yang berkembang jika kamera digital hanya untuk main-main dan kamera analog adalah untuk sang profesional. Walau pameo itu sudah luntur seiring semakin menciutnya komunitas pemakai kamera analog, tetapi kamera jenis ini haruslah dianggap sebagai sebuah lompatan besar umat manusia menuju kepada peradaban seni dan teknologi yang memukau.

Lantas apa ciri khusus kamera analog? Benar, film. Film merupakan bahan mutlak dalam mencetak gambar, untuk kasus kamera analaog. Dalam banyak kasus, film ini juga memiliki banyak nama, antara lain klise dan negatif. Bentuknya tipis, mirip seperti plastik, berwarna hitam atau coklat serta transparan. Film atau negatif biasa diproduksi dalam bentuk roll.

Ketika citra diambil melalui lensa, maka citra tersebut akan tercetak dalam film. Nantinya, film inilah yang akan diolah lebih lanjut untuk dapat dipindah ke atas kertas foto. Proses ini pada umumnya disebut pencucian foto.  Proses pencucian foto sangatlah rumit. Dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi serta kejelian yang matang. Mengapa? Karena jika film atau negatif rusak, maka hilang sudah citra yang sudah diambil. Untuk lebih jelasnya akan diulas pada kesempatan mendatang.

Leica, memang luar binasa
Leica, memang luar binasa

Kembali ke kamera analog. Secara fisik, bentuknya tidak terlalu berbeda, hanya mungkin terlihat lebih kaku. Kamera ini terdiri dari tiga buah elemen utama, yakni elemen optikal (lensa), elemen kimia (film) dan elemen mekanik (mesin kamera). Karena memakai film sebagai media penyimpan citra, maka kamera ini membutuhkan jenis bukaan diafragma 1/f detik, agar cahaya yang ditangkap bisa diterima oleh film menjadi gambar.

analog yang cukup populer
analog yang cukup populer

Kamera jenis ini menjadi kamera standard, baik bagi mereka yang terjun di dunia fotografi jurnalistik, atau bagi mereka yang berkecimpung di dunia guide/wisata. Seiring dengan perkembangan jaman, kamera ini makin ditinggalkan, karena sistem pencucian gambarnya yang rumit, lama, merepotkan dan dianggap tidak efektif. Padahal, dibanding dengan kamera digital, kamera analog lebih bandel mesinnya. Cara membersihkan bagian dalam ataupun merakitnya juga tidak terlalu rumit.

Rumitnya mencuci film

cuci baju

oh salah, ternyata itu kegiatan mencuci baju, ini dia gambar yang bener terkait mencuci film

cuci

Itulah sekilas cerita mengenai kamera analaog. Di kesempatan berikutnya, kita akan membahas mengenai kamera polaroid dan  digital beserta varian-variannya. Sampai bertemu di edisi PCC berikutnya. Bagi anda yang merasa rubrik ini bermanfaat, silahkan beri komentar anda. Salam ouchziner!

Penulis : Eno Grovey

Editor : Tim Redaksi Ouchzine

Cover Girl at featured picture :Miia Watson Lautner

APA YANG BISA KAMU LAKUKAN DENGAN BUKU KIMIA KAMU


Salah satu hal yang paling berkesan selama kamu belajar di SMA adalah: KIMIA. Banyak yang bilang kimia itu monster yang sangat menakutkan. Semua yang bilang begitu pasti belum melihat monster yang satu ini dalam hidup mereka:

Ini baru monster.
Ini baru monster.

Sebagai sebuah ilmu, kimia harus dipelajari dengan sungguh-sungguh, bahkan bagi kamu yang bercita-cita menjadi pengangguran sekalipun. Karena di era kompetitif seperti sekarang, pengangguran yang paham ilmu kimia pasti akan lebih bermartabat. Tapi sayangnya, buku pelajaran kimia itu selain tidak ada gambar Taylor Swift atau Kim Kardasian, juga sangat berat dan besar. Lalu apa yang bisa kamu lakukan dengan buku kimiamu? Berikut ini adalah daftar apa yang bisa kamu lakukan dengannya.

1. Teman tidur

Karena rata-rata buku kimia itu tebal dan besar, dia dapat berfungsi sebagai teman tidur yang baik, entah itu bantal atau guling. Kalau kamu hobi tidur di kelas, cobalah memakai buku kimia sebagai alas kepala kamu. Siapa tahu kamu mimpi menjadi ahli bom nuklir.

teman tidur yang nyaman
Teman tidur yang nyaman

2. Mengerjai teman

Kamu bisa melempar muka temanmu yang menyebalkan dengan buku kimia. Itu juga untuk menunjukkan betapa teman kamu itu sangat mirip mukannya dengan tabung reaksi. Bisa juga dengan menaruh buku kimia itu di dalam tasnya yang sudah sangat berat. Niscaya isi tasnya makin berbobot.

 3. Sebagai alibi untuk main

Bingung? Untuk lebih jelasnya simak dialog berikut.

Mama : “Mau kemana Jono kok bawa buku kimia?”

Jono     : “Mengerjakan tugas kimia di rumah Ardi,  mah?”

Mama : “Pulangnya jangan malam-malam ya?”

Jono     : “Baik mah?”

Mama : “Tunggu, kalian khan masih SD?”

Jono     : “Sori mah ga denger, Jono berangkat ya…..”

Mama :  (ngasah pisau).

4. Belajar menjadi enterpreneur

Kimia adalah salah satu pelajaran yang sangat penting. Untuk itu, ketika kamu sudah lulus, jangan sekali-kali membuang buku-buku teks kimia kamu. Kamu bisa meneruskannya kepada adik kelas kamu atau bahkan menjualnya ke toko buku bekas. Kamu dapat pahala karena melestarikan ilmu pengetahuan, juga dapat duit untuk beli kacang rebus.

 5. Dibaca

dibaca donk sekali-sekali
Dibaca donk sekali-sekali

Ini dia salah satu fungsi lainnya. Bahkan kalau ini wajib kalian lakukan sebelum melakukan hal-hal lain di atas. Ingatlah hasil jerih payah ibu dan bapakmu, nak. Bacalah bukumu, dan jangan cuma baca komik saja.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan buku kimiamu. Ada lagi? Silahkan dikomen….