Romansa Cinta Bang Toyib


 

Halo pembaca, berjumpa lagi dengan saya, Tante Vica Rusmanovska di rubrik yang penuh nuansa cinta, KCK alias Konsultasi Cinta Kamu. Tante punya pengalaman unik kemaren. Ceritanya, ketika tante sedang jalan-jalan di mall, ada seseorang yang melihat tante dengan pandangan aneh. Dia terus melihat tante cukup lama dan membuat dada tante berdesir. Akhirnya setelah eyes contact cukup lama, mas ganteng itu menghampiri tante. Tidak dinyana ternyata dia adalah temannya si Inge, anak tante yang paling bandel. Waw, berani juga mas-mas ini pedekate sama mamah temennya sendiri. Setelah berbasa-basi sebentar dia akhirnya dengan pandangan yang ragu-ragu serta suara yang terbata-bata berkata, “tante kaosnya kebalik tuh”,

pura-pura ga denger

pura-pura ga denger

Ya itulah cerita tidak lucu tapi cukup memalukan dari tante, nah sekarang kembali ke masalah konsultasi cinta. Untuk edisi ketiga ini, ada yang spesial karena pasien tante akhirnya berjenis kelamin yang sama dengan tante. Ini dia suratnya:

“dear tante Vica yang cantik, saya agak ragu-ragu menyampaikan ini, tapi karena sudah dipastikan oleh tante bahwa nama saya pasti disamarkan saya akhirnya mau share. Nama saya teratai dan saya sudah menikah selama 8 tahun. Kami dikaruniai empat orang anak. Suami sehari-hari bekerja sebagai karyawan bank internasional dan sering dikirim pelatihan atau tugas keluar kota. Pertama tidak ada masalah, tetapi dalam setahun terakhir suami saya jarang pulang. Dia bahkan pernah tidak pulang selama sepuluh hari. Saya tidak berani bertanya karena takut dia marah. Apa yang harus saya perbuat tante?

Aduh, kok kebetulan ya mbak teratai saya membaca surat anda sambil berdendang lagu bang Toyib. Kalau sudah sepuluh hari tidak pulang itu artinya gawat. Anda bener-bener tidak mau kan jika tragedi bang Toyib (minggat bertahun-tahun) terjadi kepada anda? Apalagi anda sudah memiliki empat orang anak.

Hal yang paling urgen yang harus anda lakukan adalah : Bertanya. Jangan kalah sama polisi, anda harus bertanya, kenapa bisa sepuluh hari tidak pulang. Apa karena memang ada tugas atau sedang mencari tambatan hati baru. Juga jangan marah-marah dulu, kedalikan emosi. Jika dia marah, kemungkinan besar (inget, masih ada kemungkinan kecil) dia merasa bersalah. Lelaki kalau bersalah itu biasanya marah duluan. Tapi tergantung kondisi juga.

lagi marah apa lagi BAB ya?

lagi marah apa lagi BAB ya?

Lalu anda harus pastikan di kantornya, baik dengan cara bertanya ke teman terdekat yang sekantor dengan suami anda atau langsung ke HRD jika dia terus berkelit. Biasanya sich, kalau tugas keluar selama itu, istri pasti tahulah.

Tapi yang paling penting, jangan emosi ya. Anda adalah pasangan yang hebat, buktinya sudah delapan tahun bersama dan sudah memiliki empat orang anak. Itu bukti bahwa anda bukan pasangan kemaren sore. Anda boleh bertanya dan itu hak anda, tetapi anda harus kudu dan wajib menjaga agar psikologis anak anda tidak terpengaruh. Wanita itu makhluk yang kuat, di depan senyum, di belakang nangis guling-guling.

Ayo semangat bu, hadapi dengan senyum dan ketenangan, walau tante juga tahu kalau itu tidak mudah.

Ada yang mau membantu tante memberi solusi? Komen ya….

 

Iklan

DITELIKUNG KAKAK SENDIRI


Halo para pembaca yang baik, selamat bertemu kembali di majalah online kesayangan kita, Ouchzine.  Sejak edisi perdana  KCK yang lalu, tante Vica mendapat banyak sekali email atau inbox. Tenang, walau ada banyak surat yang masuk, tante Vica akan dengan sabar meladeni semuanya.

Ayo maju semua, tante tidak takut

Ayo maju semua, tante tidak takut

 

Kali ini tante akan menyajikan sebuah surat yang sangat galau dari Mas B. Penasaran? Begini ceritanya:

“Di suatu malam, John mengendap-endap memasuki kamarku. Dengan perlahan dia membuka pintu, masuk secara diam-diam dan mendekati tempat tidurku. Aku hanya menganga sambil melihat otot-otot yang terbentuk sempurna di dada serta lengannya. Dengan santai dan penuh senyum ia mendekat, menyibak selimut yang menutupi badanku dan……”

OH TIDAKKK salah, itu koleksi cerita sebelum tidur tante. Nah ini yang bener

”dear tante Vica Rusmanovska di sana, saya B mau berkonsultasi mengenai masalah cinta yang sedang saya hadapi. Saya memiliki pacar yang cantik, sebut saja Rosa. Kami sudah pacaran enam tahun dan dia sangat dekat dengan keluarga saya. Minggu lalu, saya baru tahu kalau selama ini dia selingkuh dengan kakak saya sendiri di belakang saya. Bayangkan, betapa sakit hati saya mengetahui hal ini. Apalagi mereka sudah memiliki panggilan sayang papi-mami. Ketika saya tanya ke dia, dia hanya bisa menangis sambil meminta maaf. Saya ingin memafkannya tetapi saya takut hal ini terulang. Lantas saya harus bagaimana tante? Tolong saya ya.

Mas B yang tegar bagai karang, sangat terharu saya membaca surat dari anda. Anda memiliki permasalahan yang sungguh pelik. Mungkin anda bisa menjelaskannya lebih lanjut, lalu kita bisa membuat semacam novel, menjualnya ke stasiun TV untuk sinetron dan menjadi kaya raya.

1003333_139773769563918_1303696347_n

Tetapi saya rasa itu bukan saran yang baik. Oke, ini saran dari saya. Anda harus mengetahui dulu beberapa hal mengenai selingkuh. Ada banyak hal di balik peristiwa perselingkuhan, dan yakinlah itu jauh lebih kejam dari pembunuhan seekor semut. Apalagi kalau teman selingkuh pacar anda itu adalah kakak kandung anda sendiri

Jangan-jangan kakak anda seganteng Tom Cruise?

mau donkz

mau donkz

Menurut pengalaman pribadi tante, selingkuh itu bukan hanya  karena ada kesempatan, tetapi juga karena ada niat. Nah darimana niat ini berasal, itu bisa bermacam-macam, bisa dari rangsangan berupa perhatian yang rutin dan mendalam, peristiwa-peristiwa tidak terduga semacam jatuh dari pohon dan kebetulan kakak anda menangkap si Rosa dengan sangat mesra, atau karena kelalaian anda. Anggap saja anda tidak lalai, dan Rosa tidak pernah jatuh dari pohon. Nah, berarti ada kemungkinan Rosa atau kakak anda yang memberikan provokasi cinta terlarang itu. Hal itu tidak masalah, karena siapapun yang pertama memberi provakasi cinta, toh akhirnya selingkuh itu karena keduanya juga mengamini. Paham sampai disini?

Lalu anda harus paham jika selingkuh itu seperti laiknya sebuah penyakit kronis yang sukar disembuhkan, jika si penderita tidak mau disembuhkan. Kalau anda yakin pacar anda bisa anda selamatkan, maafkanlah dia dan jadilah pacar idaman  yang tanpa dendam serta welas asih.

seperti biksu Tong yang pemaaf

seperti biksu Tong yang pemaaf

Tetapi jika rasa sakit hati yang walau besarnya hanya sekecil biji gandum masih ada dalam hati anda, please,  being sure to tell her that it was over alias berakhir alias tamat alias putus. Mulailah dari nol, rajin-rajinlah nongkrong di depan kampus atau di kafe-kafe dan gaetlah cewek baru. Jangan lupa, pastikan cewek baru anda aman dari jangkauan kakak anda.

Itulah dia saran dari tante, mungkin yang ingin menambah, silahkan komen…

penulis :

Vica Rusmanovska

Vica Rusmanovska

Editor:

Tim Redaksi Ouchzine

PACAR YANG DIKTATOR


Tante Vica

Tante Vica

Halo pembaca yang baik hati, nama saya Vica dan di rubrik penuh cinta ini, saya akan mencoba memecahkan berbagai permasalahan cinta yang mungkin sedang kalian alami. Sebelumnya saya beritahukan, jikalau  kalian memiliki permasalahan cinta, entah itu di dalam biduk rumah tangga, hubungan dalam berpacaran atau karena hampir mati bosan akibat penyakit jomblo menahun, jangan ragu, inbox saja ke akun FB Vica (Vica Rusmanovska), lalu  bersama Ouchziner lainnya, akan kita cari jalan keluarnya.

Nah untuk edisi Konsultasi Cinta Kamu yang pertama ini, Vica akan membahas sebuah permasalahan pelik dari Mr. 01. Begini ceritanya:

“Dear Tante  Vica Rusmanovska, saya Mr. 01 dari sebuah tempat nun jauh di sana (red-beneran kayak gini dia inboxnya). Saya punya pacar cewek (ya iyalah J ) yang diktator banget. Apa-apa, mesti harus persetujuan dia. Kalau saya salah sedikit, dia pasti marahnya bukan main. Pake acara ngancam mau putus lagi. Pernah saya lupa jemput dia, dia udah langsung ke kantor saya sambil memuntahkan amarahnya secara meluap-luap di depan teman-teman saya. Terus saya mesti gimana? Saya cinta banget sama dia. Bantu saja ya Tante. Makasih Ouchzine bila dimuat”.

Oh Mr. 01, sungguh malang nian nasibmu nak, sudah punya pacar pemarah, suka ngatur lagi. Tapi ada satu kata di sini yang menarik perhatian saya, yaitu diktator. Jangan-jangan anda pacaran sama Hitler ya?

Diktator beneran

Diktator beneran

Soalnya dia ngeri banget kalau pacaran, ni buktinya

Bukti Kekejaman Hitler

Bukti Kekejaman Hitler

Atau Kim Jong Un yang hobi main bom nuklir?

Macam-macam ane nuklir

Macam-macam ane nuklir

Wuah kalau begitu anda tidak punya masa depan lagi dan lebih baik anda mengakhiri ini semua. Hahaha, becanda kok. Karena anda bukan berpacaran dengan Hitler yang berkumis atau Kim Jong Un yang gemar mengancam pakai bom nuklir, anda masih bisa tertolong.

Caranya mudah kok, bahkan sudah anda jelaskan dalam surat anda. Hayo apa hayo? Iya benar C-i-n-t-a. Anda masih cinta dengan pasangan anda kan, Mister? Nah anda coba ngomong baik-baik, kalau anda betul-betul cinta sama dia. Tetapi mengingat pacar anda itu diktator yang mungkin tidak segan-segan mengeksekusi anda kalau mood-nya tidak baik, maka satu yang harus anda ingat, carilah momen yang tepat.

Untuk membicarakan suatu masalah dengan pasangan, apalagi jika kasusnya seperti ini, maka anda harus benar-benar mencari momen yang tepat. Jangan anda membicarakan tentang kediktatorannya tersebut ketika dia sedang PMS atau mungkin habis dimarahi habis-habisan oleh bosnya. Bisa-bisa anda jadi korban pelampiasan emosi jiwanya. Coba cari momen dimana mood-nya sedang baik.

Setelah mendapat momen yang tepat, atur nada bicara anda dan persiapkan semua kata-kata anda. Pokoknya membicarakan sebuah masalah penting seperti ini intinya kuasai dulu mood-nya, bisa dengan mengajaknya dinner di sebuah hotel berbintang sepuluh, menyogoknya dengan berlian sebesar traktor atau apalah, anda laki-laki pasti lebih jago, khan?

Kemudian, utarakan apa yang anda rasakan selama ini. Katakan bahwa anda merasa sangat tidak nyaman bila dia terus berlagak seperti seorang ratu yang kekuasaannya absolut, suka mengatur sampai sedatail-detailnya atau suka marah-marah karena hal-hal kecil. Ingatkan dia bagaimana perjuangan anda menahan semua kekesalan dan kedongkolan dalam diri anda dan katakan kalau itu semata-mata karena begitu besar cinta anda. Buat dia berpikir bahwa mungkin anda laki-laki terakhir  di muka bumi ini yang masih mau dia jajah dengan sukarela.

Nah kalau dia sudah sadar, arahkan pembicaran ke bagaimana perasaan dan keinginan anda agar dia bisa berubah. Semua memang butuh waktu kok, karena selain pop mie goreng yang di iklannya ada  Raditya Dika,  ga ada yang instan dan hasilnya enak. Bisa khan mas mister?

Itu dia saran dari saya, apakah ada saran lain? Silahkan dikomen ya, jangan malu-malu sama saya, masih pada pakai celana khan?

Penulis :

Vica Rusmanovska

Tante Vica

Tante Vica

Editor :

Tim Redaksi Ouchzine